Surabaya, 28 Agustus 2026 — Dosen Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Affuddin, Lc., M.Ag., turut berpartisipasi dalam kegiatan Fullboard Meeting Penyempurnaan Kurikulum Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1448 H/2027 M yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Jemaah Haji Reguler, Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 26–28 Agustus 2026 di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Jawa Timur. Forum ini menjadi wadah pembahasan dan penyempurnaan kurikulum manasik haji terintegrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan jemaah haji Indonesia.
Kehadiran Prof. Dr. H. Affuddin, Lc., M.Ag. dalam kegiatan tersebut berdasarkan Surat Tugas Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar Nomor B-1432/Un.06/FAH/KP.01.2/8/2026.
Sebagai Dosen Bahasa dan Sastra Arab, keterlibatan dalam forum penyempurnaan kurikulum manasik haji memiliki relevansi keilmuan, khususnya dalam aspek bahasa Arab yang menjadi salah satu instrumen penting dalam pemahaman berbagai istilah, doa, bacaan, serta komunikasi yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji.
Keterlibatan akademisi dari bidang Bahasa dan Sastra Arab diharapkan dapat memberikan perspektif kebahasaan dalam penyusunan materi manasik, sehingga materi yang diberikan kepada jemaah tidak hanya mudah dipahami secara substansial, tetapi juga mampu membantu jemaah memahami makna dan konteks berbagai ungkapan berbahasa Arab yang digunakan dalam rangkaian ibadah haji.
Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan dan pengalaman dalam merumuskan kurikulum manasik haji yang lebih sistematis, integratif, dan sesuai dengan kebutuhan jemaah.
Partisipasi Dosen Bahasa dan Sastra Arab UIN Alauddin Makassar dalam kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan jemaah haji di Indonesia melalui pendekatan akademik dan keilmuan.
Dengan keterlibatan tersebut, UIN Alauddin Makassar terus menunjukkan peran strategisnya dalam menghubungkan keilmuan, pengabdian kepada masyarakat, dan kebutuhan pembangunan layanan keagamaan, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang semakin berkualitas.