Makassar — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika UIN Alauddin Makassar. Muhshimannur, M.Hum., Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Humaniora, berhasil meraih Golongan Terbaik II pada cabang Hifzh al-Qur’an (MHQ) Golongan 7 Surat Pilihan dalam MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan di Sulawesi Selatan.
Ajang yang mempertemukan para aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai instansi di Indonesia tersebut berlangsung pada 23–30 Agustus 2026 di wilayah Sulawesi Selatan, dengan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan.
Dalam kompetisi tersebut, Muhshimannur berhasil menunjukkan kemampuan hafalan Al-Qur’an dan meraih posisi Terbaik II pada kategori yang diikutinya.
Prestasi ini menjadi capaian yang istimewa karena merupakan partisipasi pertama Muhshimannur dalam MTQ KORPRI, sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam mempertemukan dunia akademik dengan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
Sebagai dosen Bahasa dan Sastra Arab, keterlibatan Muhshimannur dalam ajang tersebut juga mencerminkan keterpaduan antara keilmuan bahasa Arab, tradisi akademik, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Al-Qur’an yang diturunkan dalam bahasa Arab tidak hanya menjadi objek kajian keilmuan, tetapi juga menjadi pedoman yang dihafal, dipelihara, dan diamalkan.
“Prestasi ini bukan semata tentang peringkat, tetapi tentang proses panjang menjaga hafalan, melatih ketekunan, serta menghadirkan Al-Qur’an dalam perjalanan kehidupan dan pengabdian,” demikian refleksi yang dapat menggambarkan capaian tersebut.
Capaian Muhshimannur diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika UIN Alauddin Makassar, khususnya mahasiswa dan dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, untuk terus mengembangkan potensi akademik sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengabdian seorang dosen tidak hanya berlangsung di ruang kelas dan lingkungan akademik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui prestasi, keteladanan, dan kontribusi dalam menjaga serta memuliakan nilai-nilai Al-Qur’an.