Makassar, 17 September 2026 — Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), UIN Alauddin Makassar melaksanakan International Seminar pada 17 September 2026. Kegiatan ini mengangkat dua tema utama, yakni “Local Wisdom, Religious Moderation, and the Future of Earth and Civilization” serta “Cultivating Adab, Knowledge, and Responsibility among the Younger Generation.”
Seminar internasional ini menjadi bagian dari upaya Jurusan Bahasa dan Sastra Arab dalam memperluas ruang akademik dan membangun dialog intelektual yang melibatkan berbagai perspektif mengenai kearifan lokal, moderasi beragama, adab, ilmu pengetahuan, serta tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan bumi dan peradaban.
Melalui tema Local Wisdom, Religious Moderation, and the Future of Earth and Civilization, kegiatan ini menyoroti pentingnya kearifan lokal sebagai sumber nilai yang dapat berkontribusi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, berkelanjutan, dan berkeadaban. Kearifan lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai pengetahuan yang relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan kontemporer.
Sementara itu, tema Cultivating Adab, Knowledge, and Responsibility among the Younger Generation menekankan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan, adab, dan tanggung jawab dalam pembentukan generasi muda. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, etika, dan kesadaran terhadap tanggung jawab sosial serta kemanusiaan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk mempertemukan perspektif keilmuan dengan persoalan-persoalan aktual yang dihadapi masyarakat global. Dialog mengenai moderasi beragama, lingkungan, budaya, pendidikan, dan peradaban diharapkan dapat memperkaya wawasan akademik sekaligus mendorong lahirnya gagasan yang konstruktif.
Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab FAH UIN Alauddin Makassar menyampaikan bahwa kegiatan seminar internasional tersebut merupakan bagian dari komitmen jurusan dalam mengembangkan tradisi akademik yang terbuka terhadap dialog global, namun tetap berpijak pada nilai-nilai lokal dan keislaman.
Seminar berlangsung dalam suasana akademik yang dinamis dengan keterlibatan dosen, mahasiswa, serta peserta dari berbagai latar belakang. Diskusi yang berlangsung menjadi kesempatan untuk bertukar gagasan dan memperluas perspektif mengenai hubungan antara bahasa, budaya, agama, pendidikan, dan pembangunan peradaban.
Melalui pelaksanaan International Seminar ini, Jurusan Bahasa dan Sastra Arab FAH UIN Alauddin Makassar terus memperkuat perannya sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kesadaran akademik tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan perubahan, pengetahuan dan adab, serta kemajuan dan tanggung jawab.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan budaya akademik di lingkungan UIN Alauddin Makassar serta mendorong generasi muda untuk menjadi insan berilmu, beradab, moderat, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bumi dan peradaban.