Gowa, 25 April 2026 – Ketua Asosiasi Dosen Ilmu Bahasa dan Sastra Arab PTKIN yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN Alauddin Makassar membuka rapat terbatas panitia persiapan review kurikulum Prodi BSA PTKIN se-Indonesia yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Sabtu (25/04/2026).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa review kurikulum merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan capaian pembelajaran lulusan dengan perkembangan keilmuan, kebutuhan dunia kerja, serta arah kebijakan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar Prodi BSA di lingkungan PTKIN dalam merumuskan kurikulum yang adaptif, integratif, dan berdaya saing global.
Rapat ini diikuti oleh panitia dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia, yang terdiri dari dosen, tim pengembang kurikulum, serta perwakilan akademisi di bidang bahasa dan sastra Arab. Pembahasan difokuskan pada tahapan persiapan, penyusunan instrumen evaluasi kurikulum, serta perencanaan pelaksanaan kegiatan review secara nasional.
Selain itu, forum ini juga menyoroti pentingnya melibatkan pemangku kepentingan, seperti alumni, pengguna lulusan, serta mitra kerja sama, guna memperoleh masukan yang komprehensif dalam penyempurnaan kurikulum. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman dan tantangan global.
Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju penyusunan kurikulum Prodi BSA PTKIN yang lebih kolaboratif dan terstandar secara nasional. Diharapkan, hasil dari proses ini dapat melahirkan lulusan yang unggul, profesional, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan keilmuan bahasa dan sastra Arab di tingkat nasional maupun internasional.