Jakarta, 29 April 2026- Dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. K.H. Afifuddin, M.Ag., tampil sebagai narasumber dalam kegiatan bedah buku “Tuntunan Manasik Haji dan Umrah: Analisis Konten dan Substansi Pembimbingan Jamaah Haji” yang diselenggarakan pada Rabu, 29 April, pukul 13.00–15.00 WIB.
Kegiatan ilmiah tersebut berlangsung di DoubleTree by Hilton Jakarta dan dihadiri oleh 31 musyrif (pembimbing ibadah haji) dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta berasal dari kalangan ulama, tokoh organisasi masyarakat Islam, serta pengasuh pesantren yang memiliki peran strategis dalam pembinaan jamaah haji di tanah air.
Dalam pemaparannya, Prof. Afifuddin menekankan pentingnya penguatan kualitas materi manasik haji yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan jamaah. Ia mengulas secara mendalam isi buku yang dibedah, terutama pada aspek analisis konten serta relevansi substansi pembimbingan jamaah haji di era modern.
Menurutnya, pembimbing haji (musyrif) harus memiliki kompetensi yang komprehensif, meliputi pemahaman fiqh manasik, kemampuan komunikasi, serta kepekaan terhadap kondisi jamaah yang beragam. “Buku ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas pembimbingan jamaah haji agar lebih sistematis, terarah, dan sesuai dengan tuntunan syariat,” ujarnya.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan dan pertanyaan dari peserta, khususnya terkait tantangan pembimbingan jamaah di lapangan, seperti perbedaan latar belakang pendidikan jamaah dan dinamika pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah penguatan kapasitas para musyrif dalam memberikan bimbingan yang profesional dan berkualitas, sehingga jamaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadah dengan lebih baik, khusyuk, dan sesuai dengan tuntunan Islam.