Makassar — Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 melalui kegiatan pengenalan lingkungan akademik dan program studi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 68 mahasiswa baru Program Studi Bahasa dan Sastra Arab. Penyambutan menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan perkuliahan, dosen, sistem akademik, serta berbagai aktivitas yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di Prodi BSA.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan berbagai informasi mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi, khususnya karakteristik pembelajaran Bahasa dan Sastra Arab. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan bidang-bidang keilmuan yang menjadi bagian dari program studi, mulai dari bahasa Arab, linguistik, sastra Arab, penerjemahan, hingga kajian keislaman dan kebudayaan Arab.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para mahasiswa baru tampak antusias mengikuti rangkaian penyambutan dan menyimak penjelasan yang disampaikan oleh jajaran dosen dan pengelola program studi.
Penyambutan mahasiswa baru tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun identitas akademik dan rasa memiliki terhadap Program Studi Bahasa dan Sastra Arab.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menguasai bahasa Arab secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan luas, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan untuk berkontribusi di tengah perkembangan dunia yang semakin global.
“Selamat datang kepada 68 mahasiswa baru Bahasa dan Sastra Arab. Jadikan kampus sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan jalan pengabdian. Bahasa Arab bukan hanya bahasa yang dipelajari, tetapi juga jendela untuk memahami ilmu, sastra, budaya, dan peradaban,” menjadi semangat dalam penyambutan mahasiswa baru tersebut.
Dengan bergabungnya 68 mahasiswa baru, Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Alauddin Makassar kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi yang memiliki kompetensi kebahasaan, wawasan kesusastraan, serta karakter akademik yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan.